Mengekang Hawa Nafsu Dengan Menstimulasi Konsep Hayaa’ Menurut Imam Qusyairi

Authors

  • Abdul Kholiq Author
  • M. Fahmi Zaki Zaki Author

Keywords:

Hayaa’, ImamQusyairi, Hawanafsu.

Abstract

Artikel penelitian ini mengkaji Mengekang Hawa Nafsu Dengan Menstimulasi Konsep Hayaa’ Menurut Imam Qusyairi, Fenomena tentang karakter malu yang mulai pudar saat ini menjadi realitas sosial yang menjamur di tengah masyarakat. Manusia semakin hari semakin menganggap bahwa mereka mempunyai hak penuh untuk mengekspresikan keinginannya, tanpa merasa malu, alih-alih kepada penciptanya Yang Maha Mengetahui, kepada sesama pun tidak. Dampak dari hilangnya rasa malu dalam diri seseorang adalah tidak punya kontrol diri atas hawa nafsu sehingga mudah melakukan perilaku yang menyimpang, baik norma sosial maupun agama. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana konsep malu (hayaa’) dan upaya untuk menumbuhkan sifat hayaa’ untuk mengekang hawa nafsu  menurut Imam Qusyairi. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hayaa’ menurut Imam Qusyairi adalah perasaan yang muncul dalam nurani seseorang yang mencegahnya dari melakukan atau meninggalkan perilaku yang mengakibatkan celaan dari Allah. Sedangkan konsep hayaa’ berperan besar dalam mengendalikan diri dari hawa nafsu. Konsep tersebut dapat ditumbuhkan melalui metode Ma’rifatulloh dan Muroqobah. Dengan Ma’rifatulloh ia dapat membersihkan diri dari akhlak tercela, terputus dari rayuan nafsu dan hatinya tidak menuruti ajakan kepada selain-Nya. Dengan Murooqobah, hatinya akan menciut karena selalu mengagungkan Allah, selalu merasa berada didekat-Nya dan selalu merasa dilihat-Nya sehingga ia tidak memiliki kesempatan untuk melakukan hal yang memalukan dan berani melanggar larangan tuhannya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Qur’an al-Karim

Al-Imam Muhammad ibn Ismail al-Bukhori, Shohih al-Bukhori: (Beirut, Dar Al- Kutub Al-Ilmiyyah, 2019)

Muslim ibn Hajjaj al-Naisaburi, al-Musnad as-shohih, (Beirut: Dar Ihya’ at-Turats al-Arobi, t.th)

Abu Dawud Sulaiman Ibn Al-Ash’ath Al-Sijistani, Sunan Abi Dawud, (Beirut: Dar Ibnu Hazam, 1996)

Abdul Karim al-Qusyairi. ar-Risalah al-Qusyairiyyah (Jakarta, Dar Al-Kutub Al- Islamiyah, 2010)

Abdul Qodir Isa, Haqoiq ani at-Tashowwuf, (Rembang: Maktabah Anwariyyah,tt) Abu Hamid Al-Ghazali, Ihya’ Ulum al-Din, (Kairo, Dar al-Hadits, 2004)

---------, Minhaju al-Abidin ila al-Jannah (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah)

Ihsan Muhammad Dahlan, Siroju at-Tholibiin (Surabaya: Al-Haromain, T.Th) Ahmad Zaini Dahlan, Taqribu Al-Ushul Litashil Al-Wushul Lima’rifati Allah Wa ar-Rosul, (Beirut: Books Publisher, 2018)

Abdul Wahhab Asy-Sya’roni, Anwar al-Qudsiyyah, (Beirut: Dar al-Kutub al- Ilmiyyah, 2018)

Ahmad Zaruq al-Fasiy, Qowa’idu at-Tasawwuf: (Rembang, Maktabah Anwariyyah,t.th)

Zakariya al-Anshori, Ihkam ad-Dalalah Ala Tahriri ar-Risalah al-Qusyairiyyah

(Kairo: Dar An-Nu’man Li Al-Ulum)

Musthofa Al-Arusi, Nataiju al-Afkar al-Qudsiyyah, (Beirut: Dar Al-Kutub Al- Islamiyyah)

Abdulloh Alawy al-Haddad, Risalah Al-Mu’awanah, (Rembang: Maktabah Anwariyyah, t.th)

---------, Risalah Adabi Suluki al-Murid, (Surabaya: Dar al- Mukhtar,2011)

Ahmad Al-Qisthollani, Irsyadu As-Sari, (Mesir: Maktba’ah Al-Kubro Al- Amiriyyah, 1323)

Muhammad ibn Ismail al-Bukhori, Shohihu Al-Adabi Al-Mufrod, (t.t., Dar as- Siddiq, 1997)

Mushtofa al-Bugho, Al-Wafi fi syarhi Al-Arba’ an-Nawawiyyah (Beirut, Dar al- ‘Am wa an-Nur, 2011)

Sulaiman Abul Qosim At-Tobaroni, Mu’jam al-Kabir, (Beirut: Dar Ihya’ at-Turots, 1983)

Syekh Muhammad Khodir As-Singkiti, Kautsar Al-Ma’ani Ad-Durori (Beirut: Muassasah al-Risalah, 1995)

Imam Baihaqi, Jami’u syu’abi al-iman, (t.t, t.p., t.t.h)

Alauddin Al-Hindi, Kanz al-‘Ummal Fi Sunan al-Aqwal Wa al-Af’al (T.t., Muassasatu al-Risalah, 1981)

Nashiruddin al-Baidlowi, Anwaru at-Tanzil Wa Asroru at-Ta’wil (Beirut: Dar Ihya’ al-Turots, 1996 H.)

Syamsuddin Al-Karmani, Al-Kawakibu Ad-Durori, (Beirut: Dar Ihya’i At- Turots,1981)

Abu al- Fida’ Ibnu Katsir, Tafsir al-Qur’an al-Adzim. (Beirut: Dar al-Fikr, 1994) Jalaluddin Al-Mahally, Jalaluddin as-Suyuthi, Tafsir al-Jalalain: (Tarim: Dar Al- Kutub Al-Islamiyyah)

Ahmad Ibn Muhammad al-Showi, Hasyiyah as-Showi (Beirut: Dar al-Fikr, 2011) Jalaluddin as-Suyuti, Asybah Wa an-Nadzoir: (Kairo, Dar Al-Hadits, 2013)

Abdul Hamid al-Syarwani, Ahmad Ibn Qosim al-Abbadi, Hawasyi al-Syarwani Wa al-Abbadi (Kairo: Dar al-Hadits, 2016)

Abdulloh ibn al-Husain Ba’lawi, Sullamu al-Taufiq, (Surabaya: al-Miftah, T.th) Muhammad ibn Umar Nawawi, Mirqotu Shu’udi at-Tashdiq (Rembang: Maktabah Anwariyyah, 2018)

Abu Naim, Hilyatu al-Auliya’ wa Thobaqotu al-Ashfiya’, (Beirut, Dar al-Kutub al- Ilmiyyah, 1974)

Muhammad Ibn Husain al-Naisabur, Thobaqot as-Shufiyyah (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1998)

Syamsuddin al-Dzahabi, Siyaru A’lam an-Nubala’ (Kairo: Dar al-Hadits, 2006) Ibnu Asakir, Tarihu Dimasyq (Beirut: Dar al-Fikr, 1995)

Taqiyyuddin al-Iroqi, al-Muntakhob Min Kitab as-Siyaq Litarikhi Naisabur

(Beirut: Dar al-Fikr, 1992 H)

Muhammad Ibn Alawi al-Maliki, Qowaid al-Asasiyyah fi ushuli al-fiqh, (Surabaya: Hai’ah Al-Shofwah Al-Malikiyah, T.th)

Muhammad Alawi al-Maliki, Manhal al-Latif, (Surabaya: Hai’ah al-Shofwah,T.th) Muhammad Ibn Ahmad Al-Ahdal, Kawakib al-Durriyyah, (Jakarta: dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2019)

Abi Al-Hasan Ali Ibn Hisyam Al-Kailani, Syarh Al-Kailani Li At-Tashrifi Al-Izzi

(Demak, Maktabah Az-Zahra, 2009)

Husein Yusuf Musa, Al-Ifshoh fi Fiqhi al-Lughoh, (t.t.: Maktab Al-I’lam Al-Islami, 2008)

Taklikan Syekh Maimun Zubair

A.W. Munawwir, Kamus al-Munawwir (Surabaya: Pustaka Progresif, 2020) Majduddin Fairuz Abadi, Kamus al-Muhith (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2009)

WJS Puerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga, (Jakarta: Balai Pustaka, 2007)

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka, 2002)

Syaikh Mahmud Al-Mishri, Ensiklopedi Akhlaq Rasulullah, Jilid 2, Ter. Sholihin Rosyidi Dan Muhammad Misbah (Jakarta: Pustaka Kautsar, 2009)

Remaja di Media Sosial” Jurnal Psikologi Teori & Terapan. Vol.4, No. 2, 2014,

A. Ghani, Tasawuf Amali Bagi Pencari Tuhan, (Bandung: Alfabeta, 2020)

Cintami Farmawati, “Al-Haya’ Dalam Perspektif Psikologi Islam”, Jurnal Studia Insania, Vol. 8, No. 2 (2020)

Nora Handeska Putri, “Rasa Malau Dalam Media Sosial Tik Tok”, (Risalah Sarjana, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya,2021,12)

Seharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek, (Jakarta: Rineka Cipta, 1998)

Herdayani Kusumasari Dan Diana Savitri Hidayati, “Rasa Malu Dan Presentasi Diri Terjemah Kemenag 2019

Http://www.naskahtua.blogspot.com(17Desember2022). Http://www.bbc.com/indonesia/vert-fut-48620294.

Downloads

Published

2025-10-11

Issue

Section

Artikel Penelitian

Categories

How to Cite

Mengekang Hawa Nafsu Dengan Menstimulasi Konsep Hayaa’ Menurut Imam Qusyairi. (2025). Tazkiya: Jurnal Tasawuf Dan Tarekat Islam, 1(1), 50-66. https://mahadalyiqna.ac.id/ojs/index.php/tazkiya/article/view/9